Kabar Regional

Apa Sebab Banjir Bandang di Tanah Datar?

Tanah Datar – Korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) bertambah menjadi empat orang. Proses pencarian korban yang dilakukan petugas gabungan hingga Jumat (12/10) sore menemukan satu orang meninggal dunia, setelah sebelumnya terdapat tiga korban meninggal dunia yang merupakan satu keluarga.

Hingga saat ini petugas terus melakukan penyisiran guna mencari korban yang masih hilang. Selain menelan korban jiwa, banjir bandang tersebut juga merusak bangunan dan infrastruktur yang ada di beberapa nagari atau desa di daerah itu. Di Nagari Tanjung Bonai terdapat enam unit rumah yang rusak serta tiga unit warung hanyut. Di Nagari Lubuak Jantan terjadi tanah longsor yang menimpa pengendara sepeda motor. Kedua korban dilaporkan selamat dan dirawat di puskesmas setempat.

Sementara banjir bandang yang melanda Nagari Batu Bulek merusak satu unit rumah  serta sawah ladang dan juga ternak warga. Beberapa korban selamat dari bencana itu dirawat di RSUD Batusangkar dan puskesmas setempat. Korban tersebut ialah H. Firdaus, Ermalius, Hendrita, Nurzahwani, Suyati dan Rizki.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menetapkan status masa tanggap darurat penanganan banjir bandang Jorong Tanah Batu Piyubuah, Kenagarian Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara selama Sepekan terhitung 11 Oktober 2018.

Status masa tanggap darurat, kita putuskan selama sepekan. Status ini bisa saja diperpanjang, apabila dibutuhkan. Diduga, selain curah hujan dengan intensitas tinggi sejak dua hari terakhir, aktivitas pembalakan liar juga diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir bandang yang menghantam Jorong Tanah Batu Piyubuah, Kenagarian Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis malam, 11 Oktober 2018.

Indikasi atau dugaan mengarah pembalakan liar atau illegal logging itu ada. Sekarang masih terus diinvestigasi untuk mengungkap fakta, apakah banjir bandang ini memang disebabkan oleh adanya aktivitas illegal logging atau faktor alamiah. (berbagai sumber)

 

You may also like