Denyut

Masjid Hajah Yuliana untuk Mu’allimin Muhammadiyah

Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta telah lebih dari seabad berkiprah mencerdaskan anak bangsa. Para lulusannya telah menyebar ke seluruh pelosok tanah air dan menunjukkan kiprah konkret, tidak hanya di lingkup Persyarikatan. Sebagai sekolah kader Muhammadiyah, Mu’allimin mendidik para siswanya untuk memiliki ketajaman wawasan kemanusiaan, bangsa, umat, dan Persyarikatan.

Mengapa posisi madrasah ini menjadi semakin penting? Saya sebagai salah seorang alumnus madrasah ini pertengahan abad yang lalu merasakan betul bahwa pembentukan karakter dan akhlak mulia sangat ditekankan kepada para siswa. Kurikulumnya telah mengalami perubahan dan pengembangan dari masa ke masa.

Namun, Mu’allimin kini tidak lagi mampu menampung jumlah pendaftar yang terus bertambah dari hampir seluruh provinsi di tanah air. Pengembangan Mu’allimin dari Kota Yogyakarta ke Kecamatan Sedayu, Bantul, menjadi harapan baru bagi kita agar lebih banyak lagi yang bisa menimba ilmu di madrasah yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan ini.

Di samping membangun gedung sekolah dan asrama yang baru, alhamdulillah, Mu’allimin di abad keduanya ini bisa memulai pembangunan masjid Hajah Yuliana (ibunda dari pengusaha Yendra Fahmi) sebagai bagian dari pengembangan madrasah di Argorejo, Sedayu, Bantul.

Masjid ini didesain untuk menampung sejumlah orang hingga lebih dari 2.000 jama’ah. Yendra Fahmi, pengusaha asal Minang, membantu pembangunan masjid ini dengan biaya Rp 30.000.000.000 dari kantong pribadinya. Sebagai pengusaha sekaligus pengurus Muhammadiyah, Yendra telah turut serta dalam upaya untuk mencerdaskan anak bangsa. Sebuah usaha untuk membangun masa depan bangsa dalam jangka waktu yang tidak terkira.

Akhirnya, dengan dimulainya pembangunan masjid ini, semoga Allah Swt memberikan kemudahan, kelancaran, dan dapat selesai tepat pada waktu yang telah ditargetkan. Kepada pengusaha Yendra Fahmi, Pemerintah RI, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Direksi Mu’allimin, Tim Pengembangan Mu’allimin, seluruh warga Argorejo Sedayu, dan semua yang telah berkiprah, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Madrasah Mu’allimin Yogyakarta, dari Muhammadiyah untuk Bangsa.

Ahmad Syafii Maarif
Ketua Tim Pengembangan Mu’allimin

16 November 2019

You may also like