Denyut Payakumbuh

Ngeri…Angka Kasus Perceraian di Payakumbuh Meningkat, 75 Persen Suami Digugat Istri

Ilustrasi: pixabay

Payakumbuh – Angka perceraian di Payakumbuh semakin meningkat saja. Hal itu terlihat dari jumlah perkara gugatan perceraian di wilayah hukum Pengadilan Agama (PA) Payakumbuh. Hingga Oktober 2018, jumlah perkara perceraian sudah melampaui jumlah perkara tahun sebelumnya.

“Sampai hari ini, jumlah perkara gugat cerai di PA Payakumbuh mencapai 737 perkara. Sudah melebihi dari angka tahun 2017 yakni 720 perkara,” ujar Ketua PA Payakumbuh Drs., M. Ag bersama Sekretaris Usman, SH, dan Panitera Armen, SH ketika ditemui Haluan di PA Payakumbuh, Jumat (5/10).

Jumlah perkara perceraian di wilayah hukum PA Payakumbuh meliputi seluruh kecamatan di Kota Payakumbuh dan 5 kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota yakni Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kecamatan Situjuah Lima Nagari, Kecamatan Luak, dan Kecamatan Akabiluru itu, didominasi oleh perkara gugat cerai dari sang istri (khulu’).

“Sekitar 75 persen dari angka tersebut gugat cerai dari yang perempuannya,” ucap Lazuarman.

Menurut Lazuarman, meningkatnya angka perceraian di Payakumbuh dapat disebabkan oleh faktor ekonomi.

“Sang suami tidak cukup memberikan nafkah sehingga si istri menggugat cerai,” tuturnya.

Sementar itu, Dai muda Payakumbuh, Ustaz Hannan Putra mengatakan, peningkatan perkara perceraian di Payakumbuh yang didominasi perkara khulu’ terjadi karena adanya fenonema penghasilan istri yang lebih tinggi daripada penghasilan suami.

“Dari jumlah perempuan yang mengajukan cerai tersebut, boleh dicek, mereka adalah para istri yang punya penghasilan baru. Sebelumnya juga sudah kami teliti, banyak juga guru sertifikasi menggugat cerai suaminya,” tutur Alumni Universitas Al-Azhar itu.

Oleh karena itu, salah satu solusinya menurut Ustaz Hannan adalah agar masyarakat kembali ke fitrahnya, bahwa yang punya kewajiban bekerja dan keluar rumah itu adalah sang suami.

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. Dengan menempatkan istri di rumah maka istri akan lebih hormat karena rezeki yang ia terima melalui tangan suaminya langsung,” tuturnya.

Sumber: harianhaluan 

You may also like